Lokmin Tribulanan IV Kecamatan Kembaran Tahun 2025 Digelar, Bahas MBG, KIA, TBC, dan Program RAOS
Pada hari ini bertempat di Pendopo Kecamatan Kembaran telah dilaksanakan Lokmin Tribulanan IV Tahun 2025. Kegiatan dibuka dengan sambutan Kasie Permas Kecamatan Kembaran yang menyampaikan rasa syukur serta terima kasih atas kehadiran seluruh peserta. Beliau juga memberikan apresiasi atas dukungan lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas yang diwakili oleh Ibu Asri Tri Angkati, SKM menyampaikan pengarahan terkait pelaksanaan pembagian Makanan Bergizi Gratis (MBG) dan pentingnya pengawasan keamanan pangan di SPPG. Saat ini Kecamatan Kembaran memiliki 8 SPPG yang diharuskan memenuhi standar SLHS, mengikuti pelatihan keamanan pangan, menjalani inspeksi kesehatan lingkungan, serta pemeriksaan sampel oleh laboratorium terakreditasi.
Dari unsur Forkopimcam, Danramil Kembaran menegaskan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui Program MBG. Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar distribusi MBG berjalan aman dan memberikan manfaat optimal bagi anak-anak.
Materi dilanjutkan oleh Kepala Puskesmas Kembaran I dan II. Kepala Puskesmas Kembaran I menyoroti pentingnya pengawasan hygiene sanitasi di SPPG untuk memastikan makanan yang dibagikan melalui program MBG aman dikonsumsi. Sementara itu, Kepala Puskesmas Kembaran II menjelaskan alur pelayanan KIA serta faktor penyebab lamanya waktu tunggu, mengingat banyaknya prosedur pemeriksaan yang harus dilakukan, mulai dari pemeriksaan laboratorium, skrining risiko kehamilan, pemeriksaan gigi dan fisik, USG, hingga pencatatan manual dan digital.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan materi mengenai Desa Siaga TBC, yakni program pemberdayaan masyarakat untuk mencegah, menemukan, dan menanggulangi TBC melalui kerja sama antara masyarakat, kader, dan pemerintah. Program ini mencakup edukasi, skrining aktif, pelacakan kontak, hingga pendampingan pasien agar pengobatan dapat tuntas.
Selain itu, turut disosialisasikan Program RAOS, sebuah inovasi skrining kelayakan hamil yang bertujuan mencegah AKI, AKB, BBLR, dan stunting. Program ini dilaksanakan melalui penyusunan SOP, sosialisasi, simulasi, serta integrasi sistem informasi. Skrining risiko kehamilan dilakukan melalui aplikasi RAOS untuk mendeteksi calon ibu dengan risiko tinggi sejak dini.
Kegiatan Lokmin Tribulanan IV ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk mewujudkan pelayanan kesehatan masyarakat yang lebih baik di wilayah Kecamatan Kembaran.